Di postingan sebelumnya, aku ngebahas tentang Folks Coffee and Tea yang berlokasi di kawasan SMA komplek Surabaya, yang Insya Allah jadi obyek perancanganku semester ini. Rencananya, aku mau re-desain Folks Coffee and Tea pake konsep Retro buat interiornya. Makanya postinganku yang kedua aku mau coba bahas pengertian retro dan penerapannya dalam interior suatu ruangan.
Retro adalah kependekan dari retrospektif, yang artinya kembali ke masa lalu. Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia sendiri, "retro menyiratkan pergerakan ke arah masa lalu sebagai pergantian ke arah masa depan". Oke, simpelnya retro itu sesuatu yang punya orientasi ke masa lalu.
Dalam pengaplikasiannya di interior suatu ruangan, warna-warna yang cerah atau bold seperti merah, kuning, dan biru tosca banyak dipakai karena memang itu yang jadi ciri khas retro. Selain bold colors, konsep retro juga bisa dikenali lewat penggunaan pattern baik di dinding atau di lantai sekalipun. Biar lebih jelas, ini ada beberapa gambar ruangan yang mengaplikasikan konsep retro.
 |
| Sumber: http://pinterest.com/jennabhill/1950s-retro-interior-ideas/ |
|
|
 |
| Sumber: http://pinterest.com/jennabhill/1950s-retro-interior-ideas/ | | |
|
 |
| Sumber: www.yelp.com |
 |
| Sumber: http://www.interiordesigndetective.com/retro-interior-design.html |
 |
| Sumber: www.theage.com.au |
 |
| Sumber: www.homecreate.info |
 |
Sumber: Dokumentasi pribadi (@ COSMIC DINER, Bali)
|
 |
| Sumber: Dokumentasi pribadi (@ COSMIC DINER, Bali) |
 |
| Sumber: Dokumentasi pribadi (@ COSMIC DINER, Bali) |
 |
| Sumber: Dokumentasi pribadi (@ COSMIC DINER, Bali) |
 |
| Sumber: Dokumentasi pribadi (@ COSMIC DINER, Bali) |
Well, wish me luck with this retro concept.
1 comments:
Wish You Luck with The Topic! Tiba-tiba lagu-lagu White Shoes melintas... :tup
Post a Comment